Senin, 22 Juni 2009

STANDAR KOMPETENSI SURVEYOR TOPOGRAFI: PELUANG DAN TANTANGAN PADA PEKERJAAN KONSTRUKSI PADA ERA PASAR BEBAS




Universitas Lampung

http://lemlit.unila.ac.id/index.php?go=menudua&idmenudua=144

FAUZAN MURDAPA
Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Lampung
ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui profil surveyor topografi di Bandar Lampung
dilihat dari lisensi yang dimiliki, sebaran tempat kerja, masa kerja dan pendidikan. Dari hasil
enelitian terhadap 168 surveyor, diketahui bahwa surveyor yang berlisensi hanya berjumlah 4
% sedangkan yang tidak berlisensi berjumlah 96 %. Dilihat dari segi pendidikannya, sebanyak
44.6 % surveyor berpendidikan Diploma III dan sebanyak 5.3 % berpendidikan Sarjana,
sedangkan sisanya berpendidikan STM/SMA dan Diploma I. Dilihat dari masa kerjanya,
surveyor dengan masa kerja > 3 tahun berjumlah 52.4 %, sedangkan yang kurang dari 1 tahun
hanya 8.9 %. Dilihat dari sebaran tempat kerja, sebagian besar (36.90 %) bekerja pada sector
jasa konstruksi, sedangkan sisanya bekerja pada sector non-jasa konstruksi.
Keywords : surveyor topografi, masa kerja, pendidikan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar